Perfect World Online Pointer 2013
Alfaonline.com | Toko Online, Belanja Online & Belanja Murah                                                                                                                                                                                                                         Alfaonline.com | Toko Online, Belanja Online & Belanja Murah

Rabu, 18 Desember 2013

eOffice...Solusi kemacetan Ibukota

Menurut saya Solusi kemacetan ibukota DKI jakarta bukan pelebaran jalan / pembangunan MRT / Penutupan jalur toll simpul kemacetan.. Solusi yang paling tepat ialah mengurangi jumlah kuda besi yang lalu lalang dijalan ibukota..Menurut saya e-Office lah yang paling tepat..Dengan e-Office kita dapat mengurangi penggunaan kendaraan yang menjadi sumber kemacetan..

[B]e-Office[/B] ini merupakan "Kantor" anda yang berada di rumah anda.. Mungkin kebanyakan dari anda bekerja di depan komputer kantor, yang sebenarnya hal ini dapat anda lakukan melalui PC / Laptop anda di rumah.. Namun, diperlukan aplikasi software berbasis internet bagi kantor untuk memonitor pekerjaan pegawai nya di rumah masing2.. Software ini harus berisi :
[I]1. Sign in, Out sebagai absen karyawan
2. VoIP / chat room (online meeting)
3. Upload dan Download assignment
4. Activity control (memantau aktifitas komputer karyawan)
5. Berkas-berkas kantor
6. dsb..[/I]
Para karyawan juga harus melakukan sign in pada aplikasi tersebut agar dapat dipantau.. Keuntungan bagi pengusaha sendiri ialah dapat menekan biaya transportasi serta semakin mudah memantau progress karyawan mereka.. Hal ini juga menguntungkan bagi software developer dan pastinya Provider internet(ISP).. Karyawan juga dapat menghemat waktu mereka, dengan tidak perlu pergi jauh2 ke kantor, cukup sign in dan sign out.. Namun anda tidak sepenuhnya bekerja dirumah, contoh : bila ada client yang ingin bertatap muka langsung untuk membicarakan sesuatu.. Kelemahan e-Office ini adalah Tidak semua jenis pekerjaan dapat menggunakan e-Office, contoh : guru SD SMP SMA (Dosen memungkinkan untuk melakukan VoIP dengan mahasiswanya)..

Sekian usulan dari saya, semoga bermanfaat serta dapat dikembangkan dan diimplementasikan pada banyak kantor di Indonesia tepatnya Jakarta agar tidak ada lagi prediksi bahwa Tahun 2020 di depan rumah anda akan macet..


Jakarta sebagai kota megapolitan, memang membutuhkan sarana transportasi masal yang nyaman,aman dan terintegrasi..Namun di jakarta, jumlah kendaraan pribadi sudah terlanjur "meledak", ditambah lagi dengan kemunculan LCGC.. Masyarakat pemilik kendaraan pribadi juga lebih merasa nyaman mengendarai kendaraan mereka tsb dibanding kendaraan umum.. Disinilah ATPM  melihat mangsa pasar yang besar..
Contoh : di negara maju seperti hongkong, memiliki transportasi umum yang baik, namun tetap saja kalangan menengah keatas lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi..Padahal harga kendaraan,BBM serta parkir(1jam,20-50ribu rupiah) disana jauh lebih mahal dibanding indonesia.. Bayangkan apabila indonesia yg memiliki harga kendaraan murah,BBM murah serta parkir liar 2ribu perak, BARU membangun sarana transport yg baik, pasti masyarakat akan tetap menggunakan kendaraan pribadi mereka bukan?

Dimana ada kelebihan pasti ada kekurangan.. betul yang anda sampaikan bahwa ada beberapa jenis pekerjaan yang tidak dapat mengimplementasikan e-office ini.. Seperti bagian gudang, mereka tidak mungkin mencatat barang keluar/masuk tanpa melihat real nya...Namun rata2 pengendara kendaraan pribadi (terutama mobil) bekerja didepan monitor(tidak setiap saat).. oleh karena itu, akan lebih baik apabila kerjaan didepan monitor itu dikerjakan di monitor rumah daripada monitor kantor sehingga dapat mengurangi beban kemacetan ibukota..


Kamis, 12 September 2013

1701294026_Yohannes Yobel Budiman_01PST - Kegiatan Freshmen Enrichment Program BINUSIAN 2017


Hai semuanya, perkenalkan nama saya Yohannes Yobel Budiman atau biasa dipanggil iman dari kelas AO 01PST. Pada kesempatan ini saya ingin menulis mengenai kegiatan orientasi yang saya laksanakan sebelum menjadi seorang BINUSIAN (Mahasiswa Universitas Bina Nusantara). Masa orientasi ini dibagi menajdi 3 bagian, yaitu GO (General orientation), AO (Academic Orientation) dan CLO (Campus Life orientation). Pada postingan saya kali ini, saya akan membahas kegiatan GO (General orientation) dan AO ( Academic orientation ) pertemuan 1-6.
Pada awal masa orientasi (General orientation), saya mendapat kelas ABN02 dengan jadwal shift 1 (pagi - siang). Saya memiliki 2 orang teman dari SMA yang juga mendapat kelas ABN02, sehingga kami berangkat dari rumah menuju kampus bina nusantara bersama-sama menggunakan sepeda motor dari daerah Kelapa Gading. Kami harus bangun pagi2 agar tidak terlambat. Kami harus berangkat dari kelapa gading jam setengah 6 pagi agar dapat sampai kampus tepat waktu.
Hari pertama GO diawali dengan briefing. Disaat briefing kita diperkenalkan dengan para Buddy Coordinator yang akan membimbing kita (para buddy) selama kegiatan FEP (Freshmen Enrichment Program) berlangsung. Disaat briefing saya juga bertemu dengan teman-teman baru dari berbagai sekolah di Jakarta maupun di luar Jakarta. Saat briefing kami diberitahu untuk menggunakan pakaian Kemeja putih berkerah dengan lengan pendek dan menggunakan celana panjang bahan berwarna hitam serta menggunakan sepatu berwarna hitam / putih. Tak lupa untuk esok hari, diwajibkan membawa balon yang dapat terbang yang akan digunakan untuk upacara ceremony penerimaan mahasiswa baru. Nantinya balon – balon itu akan dilepaskan bersama-sama ke udara. Setelah pulang briefing saya dan beberapa teman saya mencari balon udara tersebut disekitar rumah kami, namun tidak ada hasil. Teman saya ada yang memilki contact person seorang tukang balon, segera saya menelpon tukang balon tersebut untuk membelinya esok pagi. Terjadilah kesepakatan pembelian balon tersebut esok hari jam setengah 5 di kelapa gading.
Keesokan harinya, setelah saya mendapat balon tersebut saya merasa cukup lega karena tugas sudah terpenuhi. Namun, kendala baru muncul. Mengingat kami menggunakan sepeda motor, sangat sulit untuk membawa 2 buah balon untuk setiap orang karena hembusan angina yang cukup kencang. Waktu menunjukan pukul 6, akhirnya kami tetap membawa balon tersebut dengan cara diikatkan di motor. Karena sudah takut telat, kami bertiga pun gas poll.. Tak berapa lama balon2 kami pun juga ikut di gaspol tertiup angin. Kami bertiga sudah pasrah. Sesampainya di daerah kemanggisan ternyata banyak sekali penjual balon, kami pun merasa sedikit lega, walaupun harga balon disana dipatok seharga 10rb/buah, padahal kami beli di kelapa gading hanya 3ribu/buah. Untungnya kami sampai di kampus syahdan tepat waktu sehingga tidak terkena pengurangan poin / hukuman. Upacara pun dimulai, ternyata banyak calon binusian 2017 yang telat juga hehehe. Setelah upacara selesai, sesi pun dimulai. Para BC (Buddy Coordinator) memberikan materi binus way dan binusian journey, materi tersebut sangat berguna bagi kita sebelum memulai kegiatan perkuliahan sebagai bekal dan juga pengetahuan tentang binus university. Esok harinya pun juga terdapat beberapa materi yang disampaikan antara lain ATTKK (Aturan dan tata tertib kehidupan kampus), Binus Way, serta sukses kuliah yang dibawakan langsung oleh dosen. Materi yang disampaikan sangat berguna bagi mahasiswa sebelum masuk dunia perkuliahan yang sesungguhnya. Hal ini bertujuan agar mahasiswa dapat mengira-ngira atau memprediksi kegiatan perkuliahan nanti.
Saat GO juga, ada momen kebersamaan dimana seluruh ABN menunjukan perform yel yel dari kelas masing – masing. Ada juga sesi Bunga Rampai, dimana setiap UKM (Unit kegiatan mahasiswa) / semacam ekskul saat sekolah, menunjukan kebolehan mereka masing – masing agar kita para BINUSIAN 2017 yang baru, tertarik untuk ikut dengan UKM tersebut. Banyak sekali UKM yang terdapat di BINUS University, mulai dari Olahraga, Komputer sampai edukasi dan internasionalisasi. Acara ini sangat menyenangkan walaupun kita harus duduk di auditorium hampir 4 jam 30 menit tanpa istirahat.
Di akhir GO diadakan acara EXPO. Saat acara EXPO tersebut kita para binusian baru dapat mendaftarkan diri ke berbagai UKM yang telah kita saksikan performnya kemarin. Saya mengikuti 2 UKM yaitu BSLC (BINUS Student Learning Community) dan BNCC (Binusian Computer Club). Saya tidak mau terlalu banyak mengambil kegiatan UKM karena takut menggangu kegiatan akademik saya saat perkuliahan nanti.
Tak terasa sudah bulan September. Saya pun mengikuti bagian kedua dari FEP yakni AO (Academic Orientation). Jadwal dari AO ini dapat dilihat di binusmaya. Saya mendapat kelas 01PST dengan jadwal kuliah siang – sore, mulai dari jam 13.20 – 19.00 dengan pola istirahat setiap 100 menit. Hari pertama AO, setiap materi disampaikan oleh para BC. Mengingat para BC adalaah kakak kelas kita, penyampaiannya pun tidak se formal dosen, lebih santai namun tetap serius.
Di hari kedua, kami dikumpulkan di ruang Auditorium untuk mendapatkan materi International Experience. Di dalam materi ini, Binus IO (international ofiice), menjelaskan bagaimana binus university melaksanakan pertukaran pelajar (Student Exchange) dan Short Course diluar negeri serta masih banyak lagi. Saya cukup tertarik dengan kegiatan ini, namun biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan ini tidaklah sedikit. Namun masih ada harapan bagi saya, karena adanya program BEASISWA yang diberikan baik dari pemerintah / Negara maupun Universitas tertentu. Saya sangat menginginkan bisa belajar diluar negeri, selain suasana berbeda, kita juga dapat memahami culture dari Negara yang kita “tumpangi”. Selesai dari materi International Experience, kami kembali menuju kelas untuk mendapatkan pelajaran Algortihm and Programming yang disamapaikan langsung oleh dosen BINUS University. Pada hari pertama pelajaran yang diberikan belum sulit, karena masih hanya sekedar teori, pengertian dan dasar – dasar algoritma. Pada hari kedua kami sudah diberikan gambaran sedikit tentang algoritma dan pemrograman, bagaimana algoritma bias berguna serta penggunaan yang tepat. DI hari ketiga, sudah diajarkan bagaimana cara merangkai algoritma menggunakan Pseudo Code dan Flow Chart, Namun bahasa yang digunakan masih menggunakan bahasa sehari – hari, belum masuk ke bahasa pemrogramn seperti C / C++, dll. Materi disamapaikan dengan baik oleh dosen, sehingga mudah untuk mengerti dan memahami konsep dasar dari sebuah algoritma pemrograman.
Di BINUS University tidak ada istilah OSPEK, melainkan FEP. OSPEK sangat identic dengan kekerasan baik fisik maupun mental. Binus Univrersity sangat tidak setuju dengan hal tersebut diperklakukan kepada calon mahasiswa. Oleh karena itu, binus university tampil beda dengan program FEP nya, tidak seperti kebanyakan universitas yang masih menggunakan kekerasan baik fisik maupun mental. Kegiatan FEP ini sungguh jauh dari kata kekerasan. DISIPLIN tetap. Kegiatan FEP ini sangat baik dan berguna bagi calon mahasiswa daripada kegiatan OSPEK yang mempersulit dan melakukan kekerasan kepada calon mahasiswa oleh kakak kelasnya. Saya berharap agar kegiatan FEP ini dapat terus dikembangkan dari tahun ke tahun dan BINUS University dapat menjadi panutan universitas – universitas lain dalam hal Orientasi / FEP ini.

Sabtu, 06 April 2013

Hikoukigumo Chord and Lyric

Lyric+Guitar Chord "HIKOUKIGUMO"
"ROOKIE BOOM" version


intro: A F#m E Bm D Bm C#m D E (2x)

song1:

A Amaj7 C#m F#m 
Diantara musim gugur dan dingin Kita bersama

Bm E
berniat mengambil jalan pintas

A Amaj7 C#m F#m 
Merupakan belokan masa depan dan kebaikan

Bm E
Dan juga melupakan sang angin


D E C#m F#m
Sayonara kau bisikkan

Bm E A
Ekspresimu saat itu

D E C#m F#m
Sinar mentari tak sampai

Bm D E
Cinta itu tlah layu dan gugur


reff1:

A F#m
Jejak pesawat yang dilangit garis putih lurus memanjang

Bm C#m D E
Perasaan siapa yang masih ada tanpa mampu menoleh ke belakang

F#m D
Jejak pesawat sewaktu-waktu seperti cakar tajam menusuk

Bm D 
Meninggalkan bekas tipis luka baru 

Bm C#m D E A
Dengan tatapan kosong diriku memandang


intro2: A F#m E Bm D Bm C#m D E

song2: 

A Amaj7 C#m F#m
Kucing yang lewat entah darimana kita bersama 

Bm E
melihat kita seperti apa

A Amaj7 C#m F#m
Dan dicoreti oleh anak-anak jalanan aspal

Bm E
Melangkahi semua kenangan



D E C#m F#m
Suatu tempat kita berdua 

Bm E A
mungkin kan bertemu lagi

D E C#m F#m
Karena ditempat kenangan 

Bm D E
terlalu banyak orang-orang

Reff2:

A F#m
Cinta itu jejak pesawat satu gores kuas yang tipis

Bm C#m 
Sehari kita tak dapat kembali

D E
Dengan sedih tak dapat melangkah maju

F#m D
Seperti jejak awan pesawat bak sembunyikan airmata

Bm D
Jauh aku rentangkan tangan kanan

Bm C#m D E F#m
Dirimu yang telah meninggalkan kesedihan

F#m F E A/Bb


Interlude: Bm C#m D E



F#m F 
Jejak pesawat yang dilangit garis putih lurus memanjang

E A/Bb E F#
Perasaan siapa yang masih ada tanpa mampu menoleh ke belakang


Reff(last):

B G#m
Jejak awan pesawat cinta bagai mengejarnya dari belakang

C#m D#m E F#
Walau sedih terlambat terdengarnya suara pesawat dilangit 

G#m E
dan tangisan jejak awan pesawat bak sembunyikan airmata

C#m E
Jauh aku rentangkan tangan kanan

C#m D#m E F# B
Dirimu yang telah meninggalkan kesedihan

B G#m F#

C#m E C#m D#m E F#
wooouwoo wooo aaaaaa

B G#m F#

C#m E C#m D#m E F#

B F# B

Rabu, 06 Maret 2013

Globalisasi


== Pengertian ==
Menurut asal katanya, kata "globalisasi" diambil dari kata ''global'', yang maknanya ialah ''universal''. Achmad Suparman menyatakan ''Globalisasi adalah suatu proses menjadikan sesuatu (benda atau perilaku) sebagai ciri dari setiap individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah'' Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan, kecuali sekedar definisi kerja (''working definition''), sehingga bergantung dari sisi mana orang melihatnya. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses [[sosial]], atau proses [[sejarah]], atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan [[negara]] di dunia makin terikat satu sama lain, mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis, [[ekonomi]] dan [[budaya|budaya masyarakat]].

Di sisi lain, ada yang melihat globalisasi sebagai sebuah proyek yang diusung oleh negara-negara [[adikuasa]], sehingga bisa saja orang memiliki pandangan negatif atau curiga terhadapnya. Dari sudut pandang ini, globalisasi tidak lain adalah kapitalisme dalam bentuk yang paling mutakhir. Negara-negara yang kuat dan kaya praktis akan mengendalikan [[ekonomi]] dunia dan negara-negara kecil makin tidak berdaya karena tidak mampu bersaing. Sebab, globalisasi cenderung berpengaruh besar terhadap perekonomian dunia, bahkan berpengaruh terhadap bidang-bidang lain seperti [[budaya]] dan [[agama]]. Theodore Levitte merupakan orang yang pertama kali menggunakan istilah Globalisasi pada tahun 1985.

[[Jan Aart Scholte]] melihat bahwa ada beberapa definisi yang dimaksudkan orang dengan globalisasi:
* ''Internasionalisasi'': Globalisasi diartikan sebagai meningkatnya hubungan internasional. Dalam hal ini masing-masing negara tetap mempertahankan identitasnya masing-masing, namun menjadi semakin tergantung satu sama lain.
* ''Liberalisasi'': Globalisasi juga diartikan dengan semakin diturunkankan batas antar negara, misalnya hambatan tarif ekspor impor, lalu lintas devisa, maupun migrasi.
* ''Universalisasi'': Globalisasi juga digambarkan sebagai semakin tersebarnya hal material maupun imaterial ke seluruh dunia. Pengalaman di satu lokalitas dapat menjadi pengalaman seluruh dunia.
* ''Westernisasi'': Westernisasi adalah salah satu bentuk dari universalisasi dengan semakin menyebarnya pikiran dan budaya dari barat sehingga mengglobal.
* ''Hubungan transplanetari dan suprateritorialitas'': Arti kelima ini berbeda dengan keempat definisi di atas. Pada empat definisi pertama, masing-masing negara masih mempertahankan status ontologinya. Pada pengertian yang kelima, dunia global memiliki status ontologi sendiri, bukan sekadar gabungan negara-negara. [http://search.warwick.ac.uk/search/redirect.html?u=http://wrap.warwick.ac.uk/2010/1/WRAP_Scholte_wp10902.pdf What is Globalization? The Definitional Issue-Again]

Sabtu, 23 Februari 2013